Pages

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Senin, 09 April 2012

Error Correction dan Detection

Error Correction dan Detection
1.Pengertian

      Kesalahan adalah proses alami yang dapat terjadi pada tiap bagian dari sistem komunikasi data. Namun demikian perlu adanya langkah-langkah bagi perbaikan melalui evaluasi terhadap penyebab terjadinya kesalahan dan menyelidiki kemungkinan-kemungkinan terjadinyakesalahan.

Salah satu sistem kontrol kesalahan yang sederhana ataupun yang sangat kompleks dapat disisipkan pada bagian-bagian yang telah terdeteksi pada langkah pertama tadi. Akan tetapi ada pertimbangan lain yang turut dipertimbangkan, misalnya perlunya penekanan pada biaya untuk operasi kontrol kesalahan ini jangan sampai melebihi dari biaya sehingga membuat system

Pada umumnya kesalahan-kesalahan yang terjadi dalam komunikasi data pada umumnya dapat diperkirakan atau dengan kata lain kesalahan-kesalahan yang tidak terdeteksi pada suatu bagian dalam sistem transmisi data mungkin dapat dideteksi pada bagian lain. 


        Kesalahan pada data yang telah diterima, maka perlu adanya error recovery atau pengkoreksian kesalahan agar jangan sampai kesalahan ini menyebabkan dampak yang besar bagi pengiriman datanya.
Metode yang digunakanantara lain:
a.Subtitusi simbol Bila ada data yang rusak maka komputer penerima mengganti bagiantersebut dengan karakter lain, seperti karakter SUB yang nerupa tanda tanyaterbalik. Jika pemakai menjumpai karakter ini (pada program pengolah kata),maka berarti data yang diterima mengalami kerusakan, selanjutnyaperbaikkan dilakukan sendiri
b.Mengirim data koreksi Data yang dikirimkan harus ditambah dengan kode tertentu dan dataduplikat. Bila penerima menjumpai kesalahan pada data yang diterima makaperbaikkan dilakukan dengan mengganti bagian yang rusak dengan dataduplikat. Cara ini jarang digunakan.

Pengiriman informasi yg menggunakan sinyal digital atau analog selalu mengalami perubahan yang dialami oleh informasi tersebut. Perubahan tersebut bisa itu disebabkan oleh :

 media pengirimannnya itu sendiri
 gangguan terhadap media tsb
 sinyal informasi itu sendiri yang melemah karena jarak tempuh
 peralatan   perantara   lain   yang   digunakan   dlm   pengiriman informasi

Media  pengiriman  data  sangat  dipengaruhi  oleh  gangguan gejala listrik seperti :
 kilat

 pengaruh medan listik motor atau peralatan elektronika lain
 pengaruh media lain yang membawa sinyal listrik yang berdekatan denganya
Semua gejala ini disebut derau yang dapat menyebabkan informasi mengalami perubahan atau kesalahan.
Oleh  karena  itu  terdapat  usaha  untuk  mencegah,  mendeteksi,  bahkan memperbaiki kesalahan yang terjadi pada data yang dikirimkan.
Cara mencegah terjadinya kesalahan dilakukan dangan memperbaiki peralatan pengiriman & penerimaan, serta media pengiriman datanya. Selain itu, sistem yang dirancang harus dapat melacak kesalahan & memperbaikinya.
Salah satu deteksi kesalahan dalam komunikasi data adalah ; menggunakan tambahan informasi yang tidak ada kaitannya dengan isi informasi yang dikirimkan. Data tambahan inilah yang menunjukkan ada atau tidaknya kesalahan pada data yang dikirimkan tadi.
Data tambahan ini disebut dg pariti ; yaitu penambahan 1 atau beberapa i non-information carrying bit, sehingga penerima dapat melakukan  perhitungan  matematis  utk  memeriksa  ke-valid-an data yg diterimanya.

Ø TEORI
·         Selama pengiriman data baik berupa sinyal digital maupun sinyalanalog, data tersebut mengalami perubahan dan kesalahan.Untuk menjaga dan meyakinkan bahwa data yang sedang dikirimakan tiba dengan lengkap dan utuh ke penerima data tersebut,perlu dilakukan pendeteksian kesalahan dan melakukanpembetulan kembali data jika terjadi kesalahan.
·         Kesalahan komunikasi data dapat terjadi karena gangguan padasaluran, sistem pengalihan, radiasi gelombang, crosstalk, dsb.Ada beberapa kemungkinan terjadinya kesalahan dalampengiriman frame-frame data, yaitu sebagai berikut :
·         P0 = Probabilitas kesalahan bit tunggal yang disebut dengan bit error rate
·         P1 = Probabilitas frame yang diterima tanpa adanya kesalahan
·         P2 = Probabilitas frame diterima dengan kesalahan tetapi tidak terdeteksi
·         P3 = Probabilitas frame diterima dengan kesalahan tetapi terdeteksi
·         Metode deteksi kesalahan dengan menggunakan bit paritas merupakanmetode deteksi yang paling sederhana. Pengendalian kesalahan denganbit paritas memiliki dua sistem, yaitu paritas karakter dan paritas blok.1.Paritas karakter, pada paritas karakter sebuah bit ditambahkan kesetiap karakter dalam data. Pada rekomendasi ITU-T V4 telahditentukan bahwa bit paritas diletakkan setelah bit ketujuh dari bit signifikan terbesar sehingga menjadi bit kedelapan.



Ø CONTOH:
1010000 menjadi 01010002.Paritas blok, dengan menggunakan paritas blok maka efesiensipendeteksian kesalahan dapat ditingkatkan. Pesan dibagi menjadisejumlah blok dan setiap blok memiliki karakter pemeriksa blok (blokcheck character) yang ditambahkan pada akhir blok



Ø CARA MENDETEKSI EROR
Ada beberapa metode utk mengetahui adanya suatu kesalahan

a.    Metode Echo
b.    Metode deteksi error otomatis
c.    Framing check

a.Metode Echo
Metode yg paling sederhana & digunakan secara interaktif. Operator memasukkan data melalui terminal yg kemudian mengirimkannya ke komputer. Komputer kemudian mengirimkannya kembali ke terminal & ditampilkan ke monitor. Operator dpt melihat apakah data yg dikirimkannya benar.
b.Metode Deteksi Error Otomatis
Sistem  komputer  lebih  menghendaki  sedikit  mungkin melibatkan manusia. Oleh krn itu digunakan sistem bit pariti, yaitu  bit tambahan  yg digunakan utk mendeteksi kesalahan. Tdpt 2 macam cara penambahan bit pariti:

Pariti ganjil (Odd parity)
Bit pariti tambahan, spy banyaknya bit “1 tiap karakter/data, ganjil.
Parity genap (Even parity)
Bit pariti tambahan, spy banyaknya bit “1 tiap karakter/data, genap.

c. Framing check
Digunakan pd transmisi asinkron dg adanya bit awal & bit akhir. Dg memeriksa ke-2 bit ini dpt diketahui apakah data diterima dg baik

Transmisi sinkron mempunyai berbagai bentuk bingkai sesuai dg ketentuan yg digunakan

WINDOWS ME


Windows ME
Windows Millennium Edition adalah sistem operasi penerus dari Windows 98 SE dengan beberapa fitur yang dipilih dari Windows 2000. Inti sistem terdiri dari beberapa bagian dari kode sumber dari Windows 2000. MS-DOS adalah lebih lanjut diperlukan untuk memulai sistem, DOS perangkat lunak driver tidak digunakan di bawah Windows lagi.

Dalam berlawanan dengan pendahulunya Windows 98 fitur baru ditambahkan. Sekarang mungkin untuk membuat folder terkompresi yang apalagi membiarkan diri mereka dikodekan (screenshot 3-4). Fungsi pencarian dari Windows 2000 telah diintegrasikan ke dalam Windows ME Explorer, stabilitas telah ditingkatkan. Windows Registry diperpanjang dengan 1 file untuk alasan kinerja. Para CLASSES.DAT file Registry dimuat hanya pada permintaan, System.dat dan User.dat dimuat statis. Untuk setiap loged di pengguna User.dat masing-load dari direktori profil seperti sejak Windows 95. Benchmark betweenWindows ME dan Windows 2000 dengan game saat ini telah menunjukkan bahwa Windows ME telah dengan perangkat keras dan perangkat lunak driver sesuai hasil patokan sedikit lebih tinggi. Penjualan dimulai pada 14 September, 2000.

Wilayah penerapan
- PC Games
- Pribadi pengguna
- Jaringan klien, Internet sharing koneksi

Struktur informasi
- Mendukung ACPI, menyatakan Menganggur untuk komputer
- Terintegrasi Internet Explorer 5.5
- Kernel monolitik
- Preemptive multitasking
- Sistem proteksi file dan pemulihan sistem
- Proses sistem otomatis
- Universal Plug and Play (UPnP)

Sistem Lingkungan
- Persyaratan Hardware Minimum: 32 MByte RAM, 500 MByte harddisk penyimpanan gratis
- Hingga 512 MByte RAM adressable
- File system FAT-16 atau FAT-32
- X86 dan prosesor yang kompatibel

Fitur
- Disederhanakan setup jaringan bertentangan dengan pendahulu
- Stabilitas meningkat dengan pemulihan sistem dan perlindungan sistem file
- Tidak ada kode program 16-bit
- Kompatibilitas masalah dengan perangkat lunak untuk Win9x dan perangkat lunak driver
- Tidak umum digunakan Windows 2000 perangkat lunak driver WDM dengan Windows ME
.

Evolusi SISTEM OPERASI

Sejarah Perkembangan Sistem Operasi
Sistem operasi atau dalam bahasa Inggris: operating system atau OS adalah perangkat lunak sistem yang bertugas untuk melakukan kontrol dan manajemen perangkat keras serta operasi-operasi dasar sistem, termasuk menjalankan software aplikasi seperti program-program pengolah kata dan browser web.
Secara umum, Sistem Operasi adalah software pada lapisan pertama yang ditaruh pada memori komputer pada saat komputer dinyalakan. Sedangkan software-software lainnya dijalankan setelah Sistem Operasi berjalan, dan Sistem Operasi akan melakukan layanan inti umum untuk software-software itu. Layanan inti umum tersebut seperti akses ke disk, manajemen memori, skeduling task, dan antar-muka user. Sehingga masing-masing software tidak perlu lagi melakukan tugas-tugas inti umum tersebut, karena dapat dilayani dan dilakukan oleh Sistem Operasi. Bagian kode yang melakukan tugas-tugas inti dan umum tersebut dinamakan dengan “kernel” suatu Sistem Operasi.
Pada pertengahan 60an, sistem operasi pertama yang dapat digunakan pada semua komputer adalah OS/360 dari IBM. OS/360 merupakan sistem pertama yang mensyaratkan sebuah mass storage, seperti harddisk.
Pada akhir 60an muncul prototipe untuk semua sistem operasi yang ada saat ini, yaitu Unix. Selain windows, semua sistem operasi yang ada seperti Linux, Mac OS X atau Solaris lahir dari Unix. Selama fase perkembangan bertahun-tahun, Unix melakukan banyak pembaruan yang sudah kita kenal saat ini, yaitu file system, yang secara hierarkis terbagi dalam direktori-direktori, sebuah kernel untuk mengakses hardware melalui device driver, memory virtualization beserta konsep file.
GUI atau singkatan dari Graphical User Interface yang memungkinkan pengguna untuk berinteraksi dengan perangkat keras komputer serta memudahkan dalam mengoperasikan sebuah sistem operasi (user friendly).
Selama bertahun-tahun berbagai GUI yang telah dikembangkan untuk berbagai sistem operasi seperti OS / 2, Macintosh, Windows, amiga, Linux, Symbian OS, dan banyak lagi.
Dalam artikel ini saya hanya menampilkan beberapa kemajuan yang signifikan dalam desain GUI (bukan sistem operasi) serta antarmuka pengguna berbasis grafik pada sistem operasi yang ada saat ini.
Ada beberapa yang tidak saya sertakan dan itu bukan berarti tidak termasuk dalam kamajuan desain, tapi tampilan yang ada di artikel merupakan salah satu sistem operasi yang sangat populer.
GUI pertama kali dikembangkan oleh para peneliti di Xerox Palo Alto Research Center (PARC) di tahun 70-an. Penelitian ini membuka era baru dalam inovasi komputer grafis.
Komputer pribadi (personal computer) pertama yang menggunakan antarmuka pengguna grafis modern adalah Xerox Alto, yang dikembangkan pada tahun 1973.
Sistem ini juga bukan sebagai produk komersial dan dimaksudkan terutama untuk penelitian di universitas.

1981-1985
Xerox 8010 Star (dirilis pada 1981)
Ini adalah sistem pertama yang disebut sebagai komputer desktop yang terintegrasi penuh, termasuk aplikasi dan GUI dan dikenal sebagai “The Xerox Star”, kemudian berganti nama menjadi “Viewpoint” dan kemudian berganti lagi namanya menjadi “GlobalView”.

Apple Lisa Office System 1 (dirilis pada 1983)
Sistem dikenal sebagai Lisa OS, atau singkatan dari Office System. Hal ini dikembangkan oleh Apple dengan maksud sebagai pemrosesan dokumen workstation.
Sayangnya workstation ini tidak bertahan lama, hal itu dibunuh oleh Apple Macintosh sistem operasi yang lebih terjangkau. Ada beberapa tambahan untuk upgrade ke versi Lisa OS, Lisa OS 2 di tahun 1983 dan Lisa OS 7 / 7 3,1 pada tahun 1984, dan dapat di upgrade oleh sistem itu sendiri, tapi sistem ini belum memakai (GUI).

VisiCorp Visi On (dirilis pada 1984)
VisiCorp pertama kali dikembangkan GUI desktop yang ditujukan untuk IBM PC. Sistem ini ditargetkan untuk perusahaan-perusahaan besar dan hadir dengan harga yang tinggi. Sistem GUI ini memanfaatkan mouse dengan built-in installer serta tidak menggunakan ikon pada tampilannya.


Mac OS System 1.0 (dirilis pada 1984)
Sistem 1.0 sistem operasi pertama yang dikembangkan GUI untuk Macintosh. Beberapa fitur ini merupakan dari sistem operasi modern, karena pada setiap jendela (window) sudah disertai dengan ikon. Pada setiap jendela dapat dipindahkan dengan mouse dan tak hanya jendela, file dan folder pun dapat disalin dengan hanya menyeret dan menempatkan (dragging and dropping) ke lokasi atau target yang diinginkan pengguna.


Amiga Workbench 1.0 (dirilis pada 1985)
Ketika pertama kali dirilis, saat itu Amiga berada di posisi depan, karena sistem GUI ini sudah memiliki fitur warna (empat warna: hitam, putih, biru, oranye), kemampuan multitasking, dukungan suara stereo dan mengatur ikon (selected dan unselected).
search




Windows 1.0x (dirilis pada 1985)
Di tahun ini, Microsoft akhirnya berhasil mengejar posisi seluruh sistem operasi antarmuka dengan merilis Windows 1.0, pertama sistem operasi berbasis GUI (meskipun tidak ada yang berani untuk mengakui sebagai salah satunya). Sistem ini menampilkan 32 × 32 piksel ikon dan warna grafis. Fitur yang paling menarik lainnya (yang kemudian dihilangkan) adalah ikon animasi jam analog.






GEM (dirilis pada 1985)
GEM (Graphical Environment Manager) adalah gaya windowing GUI diciptakan oleh Digital Research, Inc (DRI). GEM awalnya dibuat untuk digunakan dengan CP / M sistem operasi pada Intel 8088 dan Motorola 68000 mikroprosesor dan kemudian dikembangkan untuk bisa berjalan di DOS juga. Kebanyakan orang akan mengetahui GEM sebagai salah satu GUI untuk komputer Atari ST. GEM juga digunakan pada seri Amstrad komputer IBM yang kompatibel dan merupakan inti untuk Ventura Publisher dan beberapa program DOS lainnya


1986 – 1990
IRIX 3 (dirilis pada 1986, first release 1984)
IRIX merupakan sistem operasi 64-bit yang diciptakan untuk UNIX. Sebuah fitur menarik pada GUI ini adalah dukungan untuk ikon vektor. Fitur ini sudah memakai GUI dan merupakan pelopor bahkan sebelum Mac OS X merilisnya.

GEOS (dirilis pada 1986)
The GEOS (Graphic Environment Operating System) sistem operasi ini dikembangkan oleh Berkeley Softworks (Kemudian GeoWorks). Sistem ini awalnya dirancang untuk Pengolah kata Commodore 64 dan dengan tampilan grafis yang disebut geoWrite Cat dan sebuah program yang Disebut geoPaint.




Windows 2.0x (dirilis pada 1987)
Dalam versi ini, perkembangan GUI telah membaik secara signifikan diantaranya, Jendela bisa tumpang tindih, dapat diubah ukurannya, dimaksimalkan dan diminimalkan.
Windows 2
Windows 2
OS/2 1.x (dirilis pada 1988)
OS / 2 awalnya dikembangkan bersama oleh IBM dan Microsoft, tetapi pada tahun 1991 kedua perusahaan berpisah dengan menggabungkan teknologi Microsoft GUI pada Windows-nya sendiri dan IBM mengembangkan OS / 2. GUI yang digunakan dalam OS / 2 yang disebut “Presentation Manager”. Versi ini hanya didukung GUI dan ikon monokrom.
NeXTSTEP / OPENSTEP 1.0 (dirilis pada 1989)
Steve Jobs muncul dengan ide untuk menciptakan komputer yang sempurna untuk sebuah riset di universitas dan laboratorium. Ide ini kemudian berkembang menjadi sebuah perusahaan bernama NeXT Computer Inc.
Komputer NeXT yang pertama dirilis pada tahun 1988, kemajuan yang signifikan ini dibuat pada tahun 1989 dengan pembebasan dari 1.0 NeXTSTEP GUI, yang kemudian berkembang menjadi OPENSTEP.
GUI’s tersebut tampil dengan ikon lebih besar (48 × 48) dan memperkenalkan warna tambahan. GUI tersebut awalnya memiliki warna monokrom, tapi versi 1.0 juga mulai mendukung monitor warna. Dengan GUI modern, Screenshot ini memberikan beberapa kemudahan dalam mengoperasikannya.


OS/2 1.20 (dirilis pada 1989)
Versi berikutnya merupakan upgrade dari versi minor GUI yang menunjukkan sedikit perbaikan di banyak area. Ikon tampak lebih bagus dan tampilan jendela yang halus.

Windows 3.0 (dirilis pada 1990)
Dengan versi ini, Microsoft telah menyadari potensi terhadap perkembangan GUI mereka dan mulai meningkatkan secara signifikan.
Sistem operasi itu sendiri mendukung peningkatan standar dan mode 386, yang dibuat menggunakan kapasitas memori yang lebih tinggi dari 640 KB dan penyimpanan data dengan menggunakan hard disk, sehingga kemampuan untuk menggunakan resolusi layar yang lebih tinggi dan tampilan grafis yang lebih baik, seperti Super VGA 800 × 600 dan 1024 × 768 .
Selain itu, Microsoft menyewa Susan Kare untuk merancang ikon Windows 3.0 untuk ditambahkan pada GUI.



1991 – 1995
Amiga Workbench 2.04 (dirilis pada 1991)
Banyak sekali perbaikan GUI yang dilakukan pada versi ini. Skema warna berubah dan tampak 3D pun sudah diperkenalkan. Desktop dapat dibagi secara vertikal ke resolusi layar yang berbeda serta kedalaman warna yang kini tampak sedikit aneh. Resolusi default Workbench adalah 640 × 256, tetapi harus didukung perangkat keras dengan resolusi yang lebih besar juga.

Mac OS System 7 (dirilis pada 1991)
Mac OS versi 7.0 adalah GUI pertama pada Mac OS dengan dukungan warna. Tampilan halus dengan nuansa warna abu-abu, biru dan kuning serta ditambahkan pula pada setiap ikon.


Windows 3.1 (dirilis pada 1992)
Versi Windows disertai TrueType font yang pra-instal. Hal ini secara efektif untuk pertama kalinya Windows membuat sebuah desktop publishing platform fungsional.
Sejak Windows 3.0, Adobe Type Manager (ATM) sistem font dari Adobe sudah mulai berfungsi. Versi ini juga berisi skema warna bernama Hotdog Stand, yang berisi warna cerah merah, kuning dan hitam.
Skema warna ini dirancang untuk membantu orang-orang yang buta warna saat melihat teks / gambar pada layar monitor.

OS/2 2.0 (dirilis pada 1992)
Ini adalah GUI pertama yang menjadi sasaran penerimaan internasional, dalam hal kegunaan dan aksesibilitas. Seluruh GUI yang dikembangkan menggunakan desain object-oriented. Setiap file dan folder adalah suatu objek yang dapat dikaitkan dengan file lain seperti folder dan aplikasi. Hal ini juga mendukung fungsi drag dan drop serta template.


Windows 95 (dirilis pada 1995)
User interface benar-benar dirancang ulang sejak versi 3.x. Ini adalah versi Windows pertama di mana sebuah tombol ditambahkan ke setiap jendela (Minimal, Maximal dan Restore). Tim desain memberikan area (dapat diaktifkan, dinonaktifkan, dipilih, diperiksa, dll) untuk ikon dan grafis lainnya. Dan perkembangan pada versi ini untuk pertamakalinya adalah dengan adanya Tombol Start yang terkenal saat itu.Ini merupakan salah satu kemajuan Microsoft mengenai sistem operasi itu sendiri dan serta tampilan GUI.




1996 – 2000
OS/2 Warp 4 (dirilis pada 1996)
IBM merilis OS / 2 Warp 4 yang membawa signifikan dengan facelift ke setiap jendela atau ruang.
Ikon diletakkan di desktop, di mana file dan folder custom juga bisa dibuat. Dalam versi ini juga menyertakan fungsi penghapusan (Shredder) yang mirip dengan Windows ‘Recycle Bin’ atau Mac OS ‘Trash’. Perbedaan dalam fungsi ini yaitu saat menghapus file atau folder secara langsung dan tidak menyimpannya terlebih dahulu yang memungkinkan pengguna dapat menggunakannya atau mengembalikannya.



Mac OS System 8 (dirilis pada 1997)
Mac OS 8 merupakan salah satu pengadopsi awal dari gaya isometrik ikon yang disebut pseudo-3D ikon. Tema warna Abu platinum yang digunakan di sini menjadi merek dagang untuk versi masa depan GUI.

Windows 98 (dirilis pada 1998)
Gaya ikon hampir sama seperti dalam Windows 95, dan untuk rendering seluruh GUI bisa menggunakan lebih dari 256 warna. Windows Explorer hampir sepenuhnya berubah dan “Active Desktop” muncul untuk pertama kalinya.

KDE 1.0 (dirilis pada 1998)
KDE berusaha untuk memenuhi kebutuhan untuk sebuah desktop yang mudah digunakan untuk Unix workstation, mirip dengan lingkungan desktop yang bisa ditemukan pada MacOS atau Window95/NT. Sistem ini sepenuhnya gratis termasuk kode sumbernya yang dapat dimodifikasi.


BeOs 4.5 (dirilis pada 1999)
Sistem operasi BeOS dikembangkan untuk komputer pribadi. Pada awalnya ditulis BeIn pada tahun 1991 untuk dijalankan pada hardware BeBox. Hal ini kemudian dikembangkan lebih lanjut untuk memanfaatkan teknologi dan perangkat keras yang lebih baru seperti multiprocessing simetris dengan memanfaatkan modul I / O bandwidth, merasuk multithreading, multitasking dan 64-bit sistem file journal dikenal sebagai BFS.








GNOME 1.0 (dirilis pada 1999)
Desktop GNOME ini diutamakan untuk Red Hat Linux, kemudian dikembangkan lagi untuk distributor Linux lainnya juga

2001 – 2005
Mac OS X (dirilis pada 2001)
Pada awal tahun 2000 Apple mengumumkan sistem operasi dengan tampilan Aqua dan pada tahun 2001 perusahaan tersebut merilis sistem operasi baru yang disebut Mac OS X. Dengan ukuran ikon default 32 x 32 dan 48 x 48 yang dapat diubah menjadi 128 x 128 piksel anti-alias dan ikon semi-transparan.
Banyak kritik setelah merilis GUI ini. Tampaknya pengguna belum cukup siap oleh perubahan besar ini, tetapi mereka (konsumen) cukup cepat mengadopsi gaya baru GUI ini.






Windows XP (dirilis pada 2001)
Sejak sistem operasi dirilis, Microsoft cenderung sepenuhnya ke GUI, tidak terkecuali Windows XP. Pada versi ini tampilan GUI Windows mengalami perubahan total dan skinnable, sehingga pengguna dapat mengubah seluruh tampilan GUI serta tampilan Ikon pun dapat di ubah secara otomatis.

KDE 3 (dirilis pada 2002)
Sejak versi 1.0, K Desktop Environment mengalami perubahan secara signifikan. Mereka merubah semua fitur grafis dan ikon sehingga terlihat menyatu di setiap jendela.


2007 – 2009 (current)
Windows Vista (dirilis pada 2007)
Ini adalah respon Microsoft kompetisi mereka. Mereka juga cukup banyak penambahan fitur 3D dan animasi. Sejak Windows 98, Microsoft telah selalu berusaha meningkatkan desktop. Dengan Windows Vista mereka merilis widget yang baik sebagai pengganti Active Desktop.

Mac OS X Leopard (dirilis pada 2007)
Dengan 6 generasi, sistem Mac OS X Apple, sekali lagi meningkatkan user interface, GUI merupakan sebuah dasar untuk versi Aqua seperti candy scroll dan grey platinum, serta warna biru. Dalam GUI yang baru ini terdapat fitur 3D yang terlihat jelas, 3D dock terbaru dan banyak lagi animasi interakitf.



GNOME 2.24 (2008)
GNOME menempatkan banyak perubahan dalam menciptakan tema dan karya seni ke v2.2.4 dengan tujuan “untuk membuat komputer terlihat baik”.

KDE (v4.0 Jan. 2008, v4.2 Mar. 2009)
Versi 4 dari K Desktop Environment menghasilkan banyak peningkatan baru pada GUI seperti animasi, rapih, pengelolaan jendela yang efisien dan adanya dukungan untuk desktop widget. Ukuran ikon mudah diatur dan hampir setiap desain elemen akan jauh lebih mudah untuk dikonfigurasi. Beberapa perubahan yang paling mencolok meliputi ikon baru, tema dan suara, yang disediakan oleh proyek Oxygen. Semua ikon ini akan lebih fotorealistik. Ini jelas merupakan suatu kemajuan besar dari KDE versi sebelumnya. Kini dapat juga dijalankan di platform Windows dan Mac OS X.

Sumber: http://hendrabozzie.wordpress.com/2009/09/15/sistem-operasi-dari-masa-ke-masa-1981-2009/